BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar
Belakang
Membangun peradaban sebuah bangsa pada hakikatnya adalah pengembangan
watak dan karakter manusia unggul dari sisi intelektual, spiritual, emosional,
dan fisikal yang dilandasi oleh fitrah kemanusiaan. Fitrah adalah titik tolak
kemuliaan manusia, baik sebagai bawaan seseorang sejak lahir atau sebagai hasil
proses pendidikan. Pada hakikatnya, pendidikan merupakan upaya membangun budaya
dan peradaban bangsa. Oleh karena itu, UUD 1945 secara tegas mengamanatkan
bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan.
Pendidikan merupakan faktor utama dalam pembentukkan pribadi manusia.
Pendidikan sangat berperan dalam membentuk baik atau buruknya pribadi manusia
menurut ukuran normatif. Menyadari akan hal tersebut, pemerintah sangat serius
menangani bidang pendidikan, sebab dengan sistem pendidikan yang baik
diharapkan muncul generasi penerus bangsa yang berkualitas dan mampu
menyesuaikan diri untuk hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Pendidikan
adalah salah satu unsur paling penting dalam kehidupan manusia.
Pendidikan merupakan proses pendewasaan diri manusia itu sendiri serta
selain itu pendidikan juga merupakan proses pembentukan pribadi dan karakter
manusia. Kemudian, pada satu fokus yang lebih khusus yaitu pendidikan formal,
manusia diberikan dasar-dasar pengetahuan sebagai pegangan dalam menjalani
hidup dan menghadapi kenyataan hidup dimana didalam pendidikan formal dalam hal
ini adalah sekolah menjadi suatu jenjang yang mungkin memang sudah selayaknya
dilalui dalam proses kehidupan manusia. Kemudian dalam pendidikan sekolah itu,
manusia juga selain melatih kedewasaan juga mengasah intelektualitasnya dan
kompetensinya dalam tanggung jawab dan kesadaran.
1.2. Rumusan
Masalah
Masalah
yang akan dibahas dalam makalah ini antara lain :
1.
Apa itu supervisi
pendidikan?
2.
Apa fungsi dan tujuan supervisi
pendidikan?
3.
Bagaimana prinsip-prinsip
dan pelaksanaan supervisi pendidikan?
4.
Bagaimana peranan guru dalam
supervisi pendidikan?
1.3. Tujuan
Berdasarkan
rumusan masalah di atas, pembahasan materi dari makalah ini bertujuan untuk :
1.
Mengetahui makna supervisi
pendidikan
2.
Mengetahui fungsi dan tujuan
supervisi pendidikan
3.
Mengetahui prinsip-prinsip
dan pelaksanaan supervisi pendidikan
4.
Mengetahui peranan guru
dalam supervisi pendidikan
BAB II
PEMBAHASAN
2.1.
Pengertian Supervisi Pendidikan
Supervisi pendidikan adalah pembinaan yang berupa bimbingan atau tuntunan
ke arah perbaikan situasi pendidikan pada umumnya dan peningkatan mutu mengajar
dan belajar dan belajar pada khususnya. Berdasarkan pengertian di atas dapat
diketahui bahwa Supervisi adalah bantuan dalam pengembangan situasi belajar
mengajar agar memperoleh kondisi yang lebih baik. Meskipun tujuan akhirnya
tertuju pada hasil belajar siswa, namun yang diutamakan dalam supervisi adalah
bantuan kepada guru Orang yang melakukan supervisi disebut supervisor. Di bidang
pendidikan disebut supervisor pendidikan. Supervisi bercirikan :
1.
Research : meneliti situasi
sebenarnya disekolah
2.
Evalution : penilaian
3.
Improvement : mengadakan
perbaikan
4.
Assiatance : memberikan
bantuan dan bimbingan
5.
Cooperation : kerjasama
antara supervisor dan supervisid ke arah perbaikan situasi
Kepengawasan pendidikan di Indonesia dewasa ini mengalami masa transisi
dari inspeksi kea rah supervisi yang dicita-citakan. Yang disebut supervisor
pendidikan bukan hanya para pejabat/petugas dari kantor pembinaan, kepala
sekolah, guru-guru dan bahkan murid pun dapat disebut sebagai supervisor, bila
misalnya diserahi tugas untuk mengetuai kelas atau kelompoknya.
2.2. Fungsi
dan Tujuan Supervisi Pendidikan
Fungsi dari supervisi pendidikan antara lain :
1. Penelitian (research) untuk memperoleh gambaran yang jelas dan
objektif tentang suatu situasi pendidikan, perumusan topik, pengumpulan data, pengolahan
data, konlusi hasil penelitian
2.
Penilaian (evaluation) lebih menekankan pada aspek daripada negatif
3. Perbaikan (improvement) dapat
mengatahui bagaimana situasi pendidikan/pengajaran pada umumnya dan situasi
belajar mengajarnya.
4.
Pembinaan berupa bimbingan
(guidance) kearah pembinaan diri yang disupervisi
Tujuan dari supervisi pendidikan meliputi :
1.
Meningkatkan mutu kinerja
guru membantu guru dalam memahami tujuan pendidikan dan apa peran sekolah dalam
mencapai tujuan tersebut membantu guru dalam melihat secara lebih jelas dalam
memahami keadaan dan kebutuhan siswanya. Membentuk kelompok yang kuat dan
mempersatukan guru dalam satu tim yang efektif, bekerjasama secara akrab dan
bersahabat dan saling menghargai satu dengan yang lainnya. Meningkatkan
kualitas pembelajaran yang pada akhirnya meningkatkan prestasi belajar siswa
Meningkatkan kulaitas pengajaran guru baik itu dari segi strategi, keahlian dan
alat pengajaran. Sebagai salah satu dasar pengambilan keputusan bagi kepala
sekolah untuk reposisi guru.
2. Meningkatkan keefektifan
kurikulum sehingga berdaya guna dan terlaksana dengan baik.
3. Meningkatkan keefektifan dan
keefesienan sarana dan prasarana yang ada untuk dikelola dan dimanfaatkan
dengan baik sehingga mampu mengoptimalkan keberhasilan siswa
4. Meningkatkan kualitas
pengelolaan sekolah khususnya dalam mendukung terciptanya suasana kerja yang
optimal yang selanjutnya siswa dapat mencapai prestasu belajar sebagaimana yang
diharapkan.
5.
Meningkatkan kualitas
situasi umum sekolah sehingga tercipta situasi yang tenang dan tentram serta
kondusif yang akan meningkatkan kualitas pembelajaran yang menunjukkan
keberhasilan lulusan.
2.3.
Prinsip-Prinsip dan Pelaksanaan Supervisi Pendidikan
Prinsip-prinsip dari supervisi pendidikan adalah :
1.
Prinsip-prinsip fundamental
Pancasila merupakan dasar atau prinsip fundamental bagi setiap supervisor
pendidikan Indonesia. Bahwa seorang supervisor haruslah seorang pancasilais sejati.
2.
Prinsip-prinsip praktis
a.
Negatif
·
Tidak otoriter
·
Tidak berasas kekuasaan
·
Tidak lepas dari tujuan
pendidikan
·
Bukan mencari kesalahan
·
Tidak boleh terlalu cepat
mengharapkan hasil
b.
Positif
·
Konstruktif dan kreatif
·
Sumber secara kolektif bukan
supervisor sendiri
·
Professional
·
Sanggup mengembangkan
potensi guru
·
Memperhatikan kesejahteraan
guru
·
Progresif
·
Memperhitungkan kesanggupan
supervisid
·
Sederhana dan informal
·
Objektif dan sanggup
mengevaluasi diri sendiri
Suatu
program supervisi pendidikan adalah rangka program perbaikan pendidikan dan
pengajaran.
1.
Perancanaan
2.
Organisasi program
3.
Evaluasi
4.
Alat-alat :
2.4. Peranan Guru Dalam Supervisi
Pendidikan
Sebagai supervisor, guru hendaknya dapat membantu, memperbaiki dan
menilai secara kritis terhadap proses pengajaran. Teknik-teknik supervisi juga harus guru kuasai dengan baik agar dapat
melakukan perbaikan terhadap situasi belajar mengajar menjadi lebih baik .
Meskipun tujuan akhir dari pemberian supervisi adalah tertuju pada hasil
belajar siswa, namun yang diutamakan adalah bantuan kepada guru. Karena guru
adalah pelaksana pendidikan.
Peran guru dalam supervisi
pendidikan adalah memberikan sumbangan berupa pikiran, ide, maupun pendapat
mengenai pelaksanaan supervisi. Guru sebagai pelaksana langsung supervisi
pendidikan mengetahui bagaimana karakteristik praktik supervisi pelaksanaan
yang mempunyai hal-hal yang perlu dibenahi atau kurang cocok. Oleh karena itu
seorang guru dapat memberikan sebuah pendapat kepada supervisor dalam
pelaksanaan supervisi pendidikan.
BAB III
PENUTUP
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Supervisi adalah bantuan dalam pengembangan situasi belajar mengajar agar
memperoleh kondisi yang lebih baik. Meskipun tujuan akhirnya tertuju pada hasil
belajar siswa, namun yang diutamakan dalam supervisi adalah bantuan kepada
guru.
Supervisi pendidikan berfungsi untuk memperoleh gambaran yang jelas dan objektif tentang suatu situasi pendidikan, Penilaian (evaluation), Perbaikan (improvement), Pembinaan berupa bimbingan (guidance). Tujuan akhir dari supervisi pendidikan adalah meningkatkan professional guru dan karyawan sekolah guna menunjang akuntabilitas siswa dalam belajar, sehingga siswa benar-benar menjadi manusia yang berilmu, berbudi dan kreatif dalam segala hal.
Supervisi pendidikan berfungsi untuk memperoleh gambaran yang jelas dan objektif tentang suatu situasi pendidikan, Penilaian (evaluation), Perbaikan (improvement), Pembinaan berupa bimbingan (guidance). Tujuan akhir dari supervisi pendidikan adalah meningkatkan professional guru dan karyawan sekolah guna menunjang akuntabilitas siswa dalam belajar, sehingga siswa benar-benar menjadi manusia yang berilmu, berbudi dan kreatif dalam segala hal.
3.2. Saran
Kita sebagai calon guru harus lebih mengenal dan memahami supervisi
pendidikan. Selain itu juga harus tahu bagaimana pelaksanaan supervisi
pendidikan yang baik sehingga terwujudlah supervisi pendidikan yang ingin
dicapai.
DAFTAR PUSTAKA
http://tikky-suwantikno.blogspot.com/2008/02/supervisi-pendidikan.html
Diakses tanggal 12 Maret 2013
http://imronfauzi.wordpress.com/2008/06/13/dasar-dasar-administrasi-pendidikan Diakses
tanggal 12 Maret 2013
http://maswanispdyahoocoid.blogspot.com/2007/05/pentingnya-supervisi-pendidikan.html Diakses tanggal 12 Maret 2013
http://mmury-umb.blogspot.com/2007/12/artikel-supervisi-pendidikan.html
Diakses tanggal 12 Maret 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar